Kali ini saya akan memberikan proyek sederhana untuk mengaplikasikan tutorial minggu lalu, tentang memasang resleting. Teman-teman bisa membaca tutorialnya di sini. Teman-teman yang sudah pernah mencoba menjahit pouch ber-resleting [zipper pouch] tentunya pernah mengalami kesulitan tertentu, yang pernah dan sering saya alami adalah pouch nya terlihat “penyok” [dented corner]-ujung-ujung resleting masuk ke dalam- karena terlalu tebal jadi susah dikeluarkan, masalah lainnya, kain dalamannya tidak pas [ill-fit lining], biasanya kelebihan sehingga nampak kurang rapi karena kainnya “bergelambir”. Bagaimana dengan teman-teman yang sudah pernah mencoba menjahit resleting, apa saja kesulitan yang dihadapi? Pouch semacam ini tergolong multifungsi, bisa jadi wadah yang praktis untuk membawa perlengkapan make up sehari-hari, perlengkapanRead More →

1,808 total views, 1 views today

Scraps = sisa kain/perca.  Apa yang teman-teman lakukan dengan kain perca sisa guntingan yang berukuran kecil-kecil? dijual? dibuang? dikumpulkan dan menumpuk begitu saja? Kalau saya, lebih suka mengumpulkannya. Dalam postingan kali ini, saya akan menguraikan bagaimana memanfaatkan kain perca sisa menjadi sesuatu yang cantik dan fungsional. Ini adalah salah satu proyek upcycle untuk pemula.  Saya memiliki tumpukan kain sisa hampir satu kontainer besar di gudang, kenapa saya taruh di sana? Karena sang pemilik rumah, yaitu ibu saya, sering ngomel kalau kontainer beserta isinya itu hanya mengganggu pemandangan. Jelas yaa, saya orang yang berantakan kalau sedang berkreasi. Katanya, orang kreatif itu tidak bisa rapi, kalau rapi berartiRead More →

29,602 total views, 53 views today

Pada saat baru belajar menjahit dan sama sekali tidak mengerti bagaimana memasang resleting [zipper] , saya mencari tutorialnya di Pinterest dan Youtube, banyak tulisan yang menyebutkan bahwa menjahit resleting adalah sesuatu yang menakutkan bagi crafter, bahkan terkadang dihindari karena seringkali salah atau tidak rapi, istilahnya memasang resleting adalah sesuatu yang membuat kita frustrasi terutama jika masih pemula.  But, afraid not! Namanya juga baru belajar, wajar kan kalau salah atau tidak rapi karena lama-kelamaan kita akan menemukan “sela” yang akan membuat kita nyaman dan mahir tanpa sadar, inilah yang disebut proses belajar, menurut saya lho.  Jadi, untuk teman-teman yang tidak merasa lelah mencoba terus sampai rapi, berikutRead More →

534 total views, no views today

Ini adalah  postingan pertama saya di sejak pindahan ke momenio.com. Sangat senang akhirnya bisa memiliki domain dengan nama sendiri, sudah bertahun-tahun ada di wishlist saya. Alhamdulillah. Dan selamat Tahun Baru 2017 !  Saya mengenal Kanako Fukatani melalui instagram salah seorang teman saya, Rinda Sjarif, yang saya kenal melalui instagram karena hobi menjahit ini, kami saling berkunjung dan berkomentar setiap kali ada hal menarik yang kami posting di instagram. Selama ini saya memang lebih aktif di instagram, kumpulan jahit-menjahit saya lebih banyak dipamerkan di galeri instagram, inilah mengapa blog saya sebelumnya cenderung terbengkalai-malas menulis. Mulai sekarang, saya akan berusaha mengubah kebiasaan itu!  Jadi teman saya, Rinda, bercerita kalauRead More →

36,141 total views, 24 views today

Di jaman gadget canggih seperti sekarang ini, tentu saja kita sangat familiar dengan kabel, bahkan sehari-hari di tas kita ada lebih dari satu kabel: kabel charger, kabel headphone, kabel power bank, dan kadang malah dobel-dobel. *excusemyfrench. Bagi yang hobi menjahit dan DIY-er, aku akan membagi salah satu tutorial organizer untuk kabel. Tutorial asli dibuat oleh Sue Kim-Rosanna Headphone and cord wrapper, jadi biar lebih enak nyebutinnya, singkat aja cord wrapper. Ada beberapa perbedaan dari tutorialnya Sue Kim, tapi intinya tetap sama dan polanya bisa di-download langsung disini, karena aku masih menggunakan pola asli dari Sue Kim.  Okay, kita langsung aja ya…here we go: 314 total views, no viewsRead More →

314 total views, no views today