Tutorial: Cord Wrapper

momenio.com/

Di jaman gadget canggih seperti sekarang ini, tentu saja kita sangat familiar dengan kabel, bahkan sehari-hari di tas kita ada lebih dari satu kabel: kabel charger, kabel headphone, kabel power bank, dan kadang malah dobel-dobel. *excusemyfrench. Bagi yang hobi menjahit dan DIY-er, aku akan membagi salah satu tutorial organizer untuk kabel.

Tutorial asli dibuat oleh Sue Kim-Rosanna Headphone and cord wrapper, jadi biar lebih enak nyebutinnya, singkat aja cord wrapper. Ada beberapa perbedaan dari tutorialnya Sue Kim, tapi intinya tetap sama dan polanya bisa di-download langsung disini, karena aku masih menggunakan pola asli dari Sue Kim.

 Okay, kita langsung aja ya…here we go:

Yang dibutuhkan untuk membuat cord wrapper ini adalah:
1. Kain kanvas untuk outer [luar]
2. Kain katun untuk lining [dalam]
3. Pola dari Sue Kim – I think sew
4. Interfacing – aku menggunakan staplek ketebalan medium dan berperekat
5. Pensil atau pena khusus kain – tapi aku menggunakan pensil biasa
6. Peralatan jahit dan gunting
 
Cara membuat:
  • Print pola dan gunting sesuai garis luarnya [ada tiga macam ukuran]. Jiplak pada kain outer dan lining menggunakan pensil, masing-masing satu pola.
  • Gunting lagi pola kertasnya sesuai garis bagian dalam [garis yang putus-putus]. Jiplak pada staplek sebanyak dua kali [untuk satu ukuran]. Jadi, kain outer dan lining, masing-masing dipasangi staplek/interfacing.
 
  • Rekatkan staplek pada kain outer dan lining dengan cara menyetrika. Pastikan jaraknya sama seperti pada pola, yaitu staplek tepat di tengah-tengah kain.
 
  • Satukan sisi baik kain saling berhadapan [RST = right side together]. Jahit di sekeliling staplek yang sudah direkatkan, sisakan sekitar 3 cm tanpa jahitan untuk membalik kain.
  • Potong-potong pinggiran kain mengikuti polanya, tapi jangan sampai mengenai jahitannya. Tips: Jangan menggunakan gunting zig zag untuk tahap ini karena pinggiran kain kanvas mudah terurai jika dipotong terlalu pendek, biasanya memang lebih mudah memakai gunting zig zag dan lebih rapi. I’ve try it, tapi justru ribet karena pinggiran kain terurai.
  • Balik kain melalui lubang yang disisakan tadi. Untuk mempermudah, gunakan ujung sumpit yang tumpul untuk merapikan pinggiran yang membulat. Kalau dijahit mengikuti pola stapleknya, hasilnya akan membulat sempurna seperti pada pola.
  • Jahit sembunyi bagian yang terbuka. Untuk mengetahui seperti apa jahit sembunyi itu, silahkan lihat disini, atau browse di Youtube tentang “ladder stitch.”
  •  Setrika kain yang sudah dijahit untuk merapikan. Lalu jahit tindas [top stitch]. Dan pasangkan kancing sebagai closure. Disini, aku menggunakan kancing jepret.
 And voilla! Tidak ada lagi kabel-kabel berantakan di dalam tas, dan kalau mau lebih rapi lagi, kabel yang sudah diikat dengan cord wrapper ini bisa disatukan di dalam tas serut mini [just like i did].
 
 
Tutorial ini ditujukan untuk pemula yang ingin belajar lebih terampil. Atau yang kebanyakan kain perca dan ingin menyingkirkannya dalam bentuk sesuatu yang berguna.*lol
 
Semoga bermanfaat & selamat menjahit.
Don’t forget to have fun. #sewtheraphy
 http://momenio.com

Follow my blog with Bloglovin

293 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *